Luzhniki, Stadion Terbesar Rusia Tempat Gelaran Piala Dunia

Posted on

Luzhniki Stadium terletak di Moskow, ibukota Rusia. Stadion ini memang merupakan stadion nasional negara yang suhu udaranya cenderung sangat dingin tersebut. Stadion piala dunia ini merupakan stadion terbesar di Rusia dengan kapasitas penonton mencapai 81.000. Stadion ini adalah bagian dari Kompleks Olimpiade Luzhniki, dan terletak di Distrik Khamovniki dari Okrug Administrasi Pusat kota Moskow.

Pengambilan nama Luzhniki, menurut beberapa sumber, diambil dari nama dari padang rumput yang terletak di tikungan Sungai Moskva tempat stadion tersebut didirikan. Arti dari nama Luzhniki sendiri “The Meadows”. Nyatanya, stadion ini bukan hanya kali ini digunakan untuk even bertaraf internasional. Stadion ini juga pernah digunakan untuk Olimpiade di tahun 1980 dan menjadi stadion utama untuk piala dunia 2018.

stadion terbesar rusia

Mengenal Lebih Dekat Stadion Luzhniki

Pemilihan Lokasi

Menurut beberapa arsitek yang turut dalam pembangunan stadion ini, lokasi stadion ditemukan pertama kali ketika sedang musim semi yang cerah pada tahun 1954. Para arsitek dan insinyur yang ditugaskan untuk merancang stadion utama tersebut memanjat ke area beraspal besar di Lenin Hills dan menemukan keberadaan tanah lapang yang nantinya akan menjadi tempat berdirinya Luzhniki.

Pertimbangan fakta dari pemilihan tanah ini adalah lokasinya yang dekat sungai, daerahnya yang masih hijau dan bersih serta udara segar. Keadaan ini dianggap penting sebagai cerminan area kota olahraga masa depan. Selain itu, Luzhniki terletak relatif dekat dengan pusat kota dan akses sistem transportasi utama dari ibukota ke kota lainnya juga mudah.

Sejarah

Pada 23 Desember 1954, Pemerintah Uni Soviet mengadopsi resolusi pada pembangunan stadion di daerah Luzhniki di Moskow. Keputusan Pemerintah Soviet adalah tanggapan terhadap situasi internasional saat itu: Pada awal 1950-an, atlet Soviet untuk pertama kalinya berlaga di panggung dunia lewat Olimpiade setelah perang.

Olimpiade Musim Panas 1952 di Helsinki membawa tim Soviet meraih 71 medali  dan membuatnya meraih gelar juara kedua dalam klasemen tim tidak resmi. Hal tersebut memang sebuah kesuksesan, tetapi juga membawa konsekuensi yaitu tuntutan pembangunan kompleks olahraga baru.

Stadion ini dibangun pada tahun 1955-1956 sebagai Arena Grand Central Lenin Stadium. Bahan bangunan berasal dari Leningrad dan SSR Armenia, listrik dan balok kayu ek untuk bangku penonton dari SSR Ukraina, mebel dari Riga dan Kaunas, kaca dibawa dari Minsk, peralatan listrik dari Podolsk di Oblast Moskow, dan kayu larch dari Irkutsk di Siberia.

Stadion ini secara resmi dibuka pada 31 Juli 1956. Sebagai informasi, stadiaon megah ini dibangun hanya dalam waktu 450 hari. Stadion inipun menjadi stadion nasional Uni Soviet, yang sekarang menjadi stadion nasional Rusia.

Bencana Luzhniki 1982

Pada 20 Oktober 1982, sebuah bencana melanda tatkala pertandingan Piala UEFA antara FC Spartak Moscow dan HFC Haarlem berlangsung. Tercatat ada 66 orang tewas dalam kepanikan. Peristiwa ini pun dicatat sebagai bencana olahraga terburuk di Rusia pada saat itu.

Pada tahun 1992, stadion ini berganti nama menjadi Stadion Luzhniki. Kemudian pada tahun 1996, stadion ini mengalami renovasi mulai dari pembangunan atap di atas tribun, dan perbaikan area tempat duduk, yang mengakibatkan penurunan kapasitas.

Luzhniki stadion terbesar rusia

Untuk mencapai standar yang diinginkan, sesuai dengan standar FIFA, dan demi meraih syarat penting untuk bisa menjadi tuan rumah piala dunia, stadion Luzhniki pun mengalami renovasi besar-besaran selanjutnya. Pada tahun 2014, stadion asli untuk memberi jalan bagi pembangunan stadion baru, namun contoh utama gedung tetap dipertahankan.

Dinding fasad juga dipertahankan, karena nilai arsitekturalnya yang nantinya akan dihubungkan kembali ke gedung baru. Pembangunan stadion baru ini pun sudah selesai pada 2017 yang lalu.

Renovasi tersebut nampaknya tidak sia-sia. Terbukti Rusia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018 dan Stadion Luzhniki telah dipilih sebagai tempat untuk final, yang akan diselenggarakan pada 15 Juli 2018. Stadion ini kemudian akan bergabung dengan Stadio Olimpico di Roma, Olympiastadion Berlin, Olympiastadion Munich, Stade de France di Saint Denis, dan Stadion Old Wembley di London.

Pemandangan yang ada di sekitar stadion megah ini pun juga termasuk yang paling indah di antara stadion besar lain yang pernah menjadi tempat gelaran piala dunia diadakan.