Inilah Cara Terbaik agar Indonesia Lolos Piala Dunia

Posted on

Sejatinya olahraga sepakbola memang menjadi salah satu jenis olahraga yang paling banyak digemari diseluruh belahan dunia. Tak terkecuali dengan negara Indonesia, olahraga sepakbola memang sudah sangat terkenal di tanah air bahkan sebagian besar masyarakatnya sangat antusias terhadap sepakbola termasuk di piala dunia. Hal ini dapat terlihat dari pembekuan FIFA saat itu karena adanya permasalahan internal sehingga menjadikan sejumlah pemain harus merasakan imbasnya, bahkan para penggemar sepakbola tanah air juga turut merasakan kesediahan yang mendalam.

Namun, semenjak pembekuan tersebut dicabut pada hari Jum’at, tanggal 13 Mei 2016, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bangkit kembali bahkan turut andil dalam kancah Internasioanal. Adapun berbagai ajang Internasional yang diikuti oleh Timnas Indonesia seperti  Piala AFF di Myanmar yang diikuti oleh Timnas U-18, Kejuaraan SEA Games tahun 2017 yang diikuti oleh Timnas U-22 di Malaysia, dan Piala AFF pada tahun 2016 silam. Meskipun Indonesia sudah turut andil dalam berbagai ajang Internasional tersebut, faktanya masyarakat Indonesia juga mempunyai impian agar timnas Indonesia mampu bermain diajang yang lebih tinggi seperti Piala Dunia 2018.

indonesia masuk piala dunia

Inilah Cara Terbaik agar Indonesia Lolos Piala Dunia

Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia terakhir kai bergabung dalam ajang Piala Dunia saat masih membawa nama Hindia Belanda di tahun 1938, dimana Perancis menjadi tuan rumah ajang Piala Dunia. Namun, hingga kini Indonesia belum dapat bergabung dalam ajang piala dunia. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan jika Indonesia bisa lolos dalam ajan piala dunia salah satu cara instannya adaah jika Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia.

Meskipun terkesan konyol, faktanya seperti sejarah Indonesia mempunyai kemungkinan terhadap hal ini. serupa dengan yang disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, bahwa dirinya akan fokus untuk mencalonkan diri sebaga tuan rumah di ajang Piala Dunia tahun 2034. Beliau juga menyadari bahwa ada berbagai persoalan yang harus diselesaikan sebeum Indonesia mengikuti bidding pencalonan tuan rumah.

“Edy Rahmayadi saat mendatangi sesi jumpa pers pembukaan kompetisi dari Liga 1 U19 mengungapkan bahwa “kita tidak fokus di Piala Asia tahun 2023 namun kita akan mengambil tuan rumah di ajang Piala Dunia tahun 2034. “permasalahannya adalah infrastruktur. Ada kebijakan dari FIFA terkait dengan masalah tersebut. Selain fasilitas, juga harus terdapat stadion berstandar Internasional”, imbuhnya.

Pindah Jalur dari Asia ke Oseania

Cara terbaik agar Indonesia bisa bermin di ajang Piala Dunia adalah mengikuti jejak yang pernah oeh dilakukan negara Australia yaitu pindah Jalur. Seperti yang kitak ketahui, bahwa saat ini Australia dari jalur Oseania namun pindah ke jalur Asia. Hal serupa juga dapat di ikuti oleh Indonesia namun dari jalur Asia pindah ke jalur Oseania, kebalikan dari negara Australia.

Jalur Oseania secara keseluruhan hanya ditempati oleh Papua Nugini, Selandia Baru, Vanuatu, Kepualaun Solomon, Fiji bisa menjadi lawan yang cukup mudah bagi Indonesia kecuali Selandia Baru. Selain itu, letak geografis, kultural dan geologis juga sangat cocok bagi Indonesia.

indonesia pernah masuk piala dunia

Apabila FIFA Menambahkan Peserta Piala Dunia

Cara yang bisa terjadi bagi masyarakat Indonesia agar dapat bergabung ke ajang piala dunia adalah jika FIFA mau menambah peserta piala dunia. Seperti saat ini Piala Dunia yang diselenggarakan di Rusia tahun 2018 menggunakan format 32 negara. Namun, pada Piala Duinia 2026 pasalnya Dewan FIFA akan menambah jumlah tim hingga 48 tim. Jika kuota Piala Dunia ditambah maka ada kesempatan Indonesia bisa tampil pada ajang Piala Dunia.

Penambahan kuota tersebut diungkapkan langsung oleh Presian FIFA yaitu Gianni Infantiono. “sepakbola bukan hanya sekedar Amerika Serikat dan Eropa” ungkap Infantino yang dikutip dari The Guardian. Bahkan dewan FIFA juga sudah secara matang memutuskan bahwa pada Piala Dunia tahun 2026 akan diikuti sejumlah 48 tim,” tambahnya. Dengan bertambahnya kuota menjadi 48 tim maka ada kemungkinan Indonesia turut andil dalam ajang ini, mengingat wakil Asia akan bertambah menjadi delapan/sembilang negara dari yang sebelumnya hanya empat/lima negara saja. Selain itu, apabila ditambahkan kuota 48 negara maka bisa saja wilayah Osenia memperoleh satu jatah otomatis merkea akan langsung bermain di ajang Piala Dunia. Tentu, Indonesia akan diuntungkan jika berpindah jalur ke Oseania.